"Ketika Eriksen sakit jantung, kami langsung memikirkan Calhanoglu. Saya ingat kala itu saya sedang berlibur selama tiga hari di Ponza bersama beberapa teman, istri dan anak-anak, Namun, saya lebih sering bertelepon dengan Hakan daripada waktu yang saya habiskan bersama keluarga. Bagaimanapun juga, dia adalah pemain yang ideal untuk cara pandang saya melihat sepak bola dan untuk menggantikan Eriksen. Normal kalau dia perlu adaptasi, tapi kekuatan tim Inter saat ini adalah kekompakan tim: dia menemukan ruang ganti yang sangat ramah di sini."
(Gazzetta)
